Seringai wajah terlintas
Kata-katanya mulai mengabur
Sengitnya kuku mencakar awan
Adakah lengkingan
Berkali menggertak wajah bersisik
Dan takkan pernah ia diam diri
Melebur di dirinya
Tanpa arti dan jiwa
Kapan berhenti
Bacar - Cherry Bombshell
Posted by
at
Langganan:
Posting Komentar (Atom)